Ibuku adalah sosok perempuan yg sangat tegar, sangat menginspirasi juga bagi anak-anaknya.
Ibu tidak pernah berputus asa apalagi mengeluh atas musibah yg datang menghampiri keluarga kita.
Tidak hanya satu kali. Namun berkali-kali. Salah satunya adalah kepergian bapak, sosok yg sangat ibu cintai.
.
Ibu ditinggal bapak ditengah anak-anaknya masih kecil.
Aku tidak tahu bagaimana kalau bukan ibu yg menjadi ibuku, tapi aku bersyukur kpd Allah,
karena telah dilahirkan oleh rahim ibu yg kuat.
Ibuku sungguh luar biasa,
ibu tidak berlarut dlm kesedihannya, tidak meratapinya, namun segera move on..
Ibaratnya kesedihan itu mendatangi rumah ibu,
lalu ibu hanya membuka pintu, menyapanya kemudian mempersilakannya utk pergi berlalu.
.
Hingga saat ini pun, tak pernah kulihat ibu bersedih tentang bapak,
sering pula kuiseng menanyakan kpd ibu seperti "Ibu, kangen bapak tidak?",
dan jawaban ibu selalu sama "tidak lah Nak, tidak ada gunanya meratapi bapakmu,
selalu ada hikmahnya Nak", jawab ibu dengan senyum menenangkan.
.
Musibah boleh datang dan boleh pergi dan dlm setiap musibah, kita diberikan pilihan,
apakah kita akan tabah menghadapi kesedihan akibat musibah itu ataukah meratapi lalu menghayati derita tersebut hingga berlarut larut.
Yang menjadi poin pentingnya adalah bagaimana mengendalikan perasaan kita tatkala musibah itu datang dengan tiba-tiba?
.
Berteori memang mudah, dan tidak semudah menjalaninya.
Tidak mudah memang, tapi bukan tidak mungkin.
Kita cuma perlu ber-husnuzhon, berprasangka baik kpd Allah.
Ketika ada musibah datang, ia seperti tanah yg menjatuhi diri.
Agak sakit memang.
Tapi tanah itu menjadikan pijakan yg bisa menaikkan derajat kita.
.
"Dibalik kesulitan, selalu ada kemudahan".
Hidup di dunia selalu pasang surut, naik turun seperti roda berputar.
Lagipula Allah tidak membebani sesuatu terhadap hamba-Nya kecuali sesuai dengan kadar kemampuannya.
Allah Maha Mengetahui. : )
.
Jadi dengan adanya musibah berarti Allah masih sayang kpd kita.
Allah mempercayakan suatu amanah kpd kita,
dan Insya Allah kita akan mampu menjalaninnya.
.
Semoga Bermangaat
Follow @mozaik_islam
Tag saudara dan sahabatmu ya :)
.
No comments:
Post a Comment